Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki adalah salah satu pusat pagelaran seni dan budaya yang ada di Jakarta. Tempat ini sedari dulu kerap menjadi tujuan berlibur warga Jakarta dan sekitarnya karena menyimpan banyak sekali nilai hiburan dan juga ilmu pengetahuan.

Karena itu jika kalian sedang berada di kota Jakarta dan suka dengan hal-hal yang punya unsur seni di dalamnya, maka taman Ismail Marzuki sangatlah tepat untuk dijadikan destinasi mengisi waktu luang.

Nah apa saja yang ada di taman Ismail Marzuki dan adakah hal menarik yang bisa kalian lakukan di sana? Yuk, simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini.

taman-ismail-marzuki-xxi
via instagram/tamanismailmarzuki

Taman Ismail Marzuki

Sebagian dari kalian mungkin tidak asing lagi dengan nama taman ini. Kami yakin banyak diantara pembaca yang sudah tahu siapa Ismail Marzuki.

Ya. Ismail Marzuki yang dijadikan nama taman ini memang Ismail Marzuki yang kita kenal dan ketahui sebagai seorang komponis kelas wahid di Indonesia. Beliau banyak menciptakan lagu-lagu terkenal yang beberapa diantaranya bahkan menjadi lagu wajib yang selalu kita dengar semasa menimba ilmu di bangku Sekolah Dasar (SD) dahulu.

Sebut saja misalnya lagu perjuangan yang berjudul: Halo, halo Bandung, Berkibarlah Benderaku, dan Rayuan pulau kelapa. Lagu-lagu ini adalah karya seni tingkat tinggi yang lahir dari seorang Ismail Marzuki.

Atas kiprah dan jasanya tersebut, Ismail Marzuki akhirnya mendapat kehormatan dengan diangkat sebagai pahlawan nasional yang ditetapkan oleh negara pada tanggal 10 November 2004.

Dan atas jasanya itu pula, taman yang memang berisi segala hal yang berbau seni dan budaya ini akhirnya dinamai dengan nama taman Ismail Marzuki sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada sang komponis handal tersebut.

taman-ismail-marzuki-planetariaum
via instagram/marichprakoso_tanz

FYI. Selama hidupnya Ismail Marzuki telah menelurkan tidak kurang dari 200 judul lagu. Komponis yang terkenal piawai dalam menyusun bait-bait lagu tersebut, akhirnya wafat pada tahun 1958 di usianya yang ke 44 tahun.

Selanjutnya taman Ismail Marzuki atau yang sekarang sering disingkat TIM ini sejak tahun 1968 sudah menjadi pusat pagelaran berbagai acara kesenian. Sejak tahun tersebut, sudah tak terhitung berapa kali acara pentas drama, pameran lukisan, hingga pentas wayang diselenggarakan di taman ini.

Selain itu, taman ini juga sudah lazim digunakan sebagai tempat asah bakat ataupun asah kreatifitas bagi para seninam baik seniman baru dan juga seniman kawakan. Bahkan, para dedengkot dunia seni Indonesia macam Sardono W. Kusumo, Affandi, hingga Rendra, ternyata dulunya mengawali karir seni mereka di taman ini.

Taman ini berdiri di atas lahan seluas 8 hektar yang di dalamnya berisi beragam properti dan pertunjukan seni budaya. Taman Ismail Marzuki, sah menjadi pusat pertunjukan kesenian setelah diresmikan oleh Ali Sadikin pada tahun 1968 silam.

Sejarah Singkat Taman Ismail Marzuki

taman-ismail-marzuki-event
via instagram/tamanismailmarzuki

Taman Ismail Marzuki ini dulu sebenarnya merupakan salah satu taman rekreasi umum yang diberi nama taman Raden Saleh. Penamaan ini diambil dari nama sang pemilik yang juga gemar dengan karya seni, terutama seni lukis.

Di taman Raden Saleh ada dua fasilitas utama yang menjadi andalannya yakni sebuah gedung bioskop dan garden hall sebagai tempat bagi para pengunjung yang hobi nonto film.

Selain kedua fasilitas utama tersebut, taman Raden Saleh juga memiliki wahana berupa sebuah lapangan semen untuk bermain sepatu roda, dan sebuah wahana untuk melihat berbagai macam hewan. Belakangan, diketahuilah bahwa ternyata taman Raden Saleh inilah yang menjadi awal atau cikal bakal dari pembangunan taman Ragunan.

Lalu setelah taman atau kebun binatang Ragunan dipindah ke lokasi baru, lahan taman Raden Saleh ini kemudian dihibahkan oleh sang pemilik kepada Pemda DKI yang selanjutnya dikembangkan sebagai wadah untuk mengasah dan mempertontonkan kreatifitas para seniman. Maka jadilah taman ini sekarang dikenal sebagai taman Ismail Marzuki.

tiket-masuk-taman-ismail-marzuki-2019
via instagram/tamanismailmarzuki

Lokasi Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki berlokasi di jalan Cikini Raya Nomor 73, Menteng, Cikini, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Untuk sampai ke lokasi taman ini, kalian bisa menggunakan moda transportasi apapun karena kondisi jalan yang mengarah ke taman sudah cukup bagus.

Selain itu, rute ke taman Ismail Marzuki juga tidaklah sulit. Jika kalian belum pernah ke sana, maka kalian hanya perlu mengarahkan atau berpatokan pada Stasiun Cikini.

Dari manapun kalian datang, pertama kali arahkan tujuan ke Stasiun Cikini. Nah dari stasiun inilah nantinya kalian bisa mengakses lokasi taman dengan sangat mudah karena taman Ismail Marzuki berada tidak jauh dari Stasiun Cikini.

Untuk lebih jelasnya mengenai rute dan peta lokasi taman Ismail Marzuki Jakarta, sebaiknya gunakan saja bantuan aplikasi Google Maps yang ada di ponsel Android ataupun IOS.

jadwal-teater-taman-ismail-marzuki-2019
via instagram/tamanismailmarzuki

Harga tiket masuk Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki sampai saat ini masih dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta. Karena itu, untuk memasuki taman ini kalian tidak perlu pusing memikirkan tiket masuk karena harga tiket masuk ke taman Ismail Marzuki ini gratis tanpa biaya serupiah pun.

Namun begitu, kalian tetap harus menyiapkan dana yang cukup jika berkunjung ke taman Ismail Marzuki karena beberapa wahana pertunjukan yang ada di dalamnya juga menerapkan sistem tiket untuk para pengunjung.

Fasilitas Taman Ismail Marzuki

Taman Ismail Marzuki memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Selain fasilitas umum dan gratis seperti lahan parkir, toilet, serta tempat ibadah, tempat wisata di Jakarta ini juga memiliki fasilitas dan wahana wisata sebagai spot hiburan bagi pengunjung.

Berikut beberapa wahana wisata dan fasilitas hiburan yang ada di taman Ismail Marzuki:

Planetarium

Wahana ini setiap harinya tidak pernah sepi oleh para pengunjung. Di dalamnya ada sebuah ruangan yang dibuat sebagai tempat untuk menikmati suguhan pertunjukan miniatur alam semesta.

Pertunjukan akan menampilkan berbagai macam rupa bintang-bintang dan benda langit lainnya yang mengisi galaksi. Semakin menarik dan terasa seru karena ribuan bintang berikut rasinya tersebut, dipertontonkan pada sebuah layar yang posisinya terletak di atas langit-langit ruangan sehingga nampak seperti aslinya.

taman-ismail-marzuki-buka-jam-berapa
via instagram/tamanismailmarzuki

Untuk memasuki planetarium dan menikmati pertunjukan di dalamnya, setiap pengunjung harus membayar tiket masuk seharga Rp. 10.000.

Pertunjukan biasanya dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga selesai, dan biasanya berlangsung selama 1,5 jam.

Teater

Taman Ismail Marzuki juga kerap menjadi tempat pertunjukan acara-acara besar yang dihadiri oleh ribuan penonton. Untuk acara-acara semacam ini, wahana teater yang ada di taman inilah yang biasanya dijadikan sebagai venue acara.

Teater di taman ini terbagi dalam dua ukuran yakni teater besar dan teater kecil. Teater besar yang mampu menampung hingga 1200 penonton, memiliki 3 lantai lengkap dengan ruangan VIP, ruang rias, ruang tiket box, lobby tunggu, tata cahaya, hingga tata suara.

Sedangkan teater kecil dengan daya tampung sekitar 240 orang, dibangun dengan ukuran 10 meter x 5 meter x 5 meter, dan diperuntukkan sebagai tempat seminar, pertunjukan pagelaran puisi, hingga karya musik.

taman-ismail-marzuki-malam-hari
via instagram/tamanismailmarzuki

Galeri Cipta

Wahana ini adalah tempat dipertunjukkannya berbagai macam karya seni, misalnya seni lukis, bagi para pengunjung taman Ismail Marzuki.

Wahana ini juga terbagi dalam dua ukuran yakni Galeri Cipta II dengan ukuran lahan sekitar 609 meter, dan Galeri Cipta III dengan luas sekitar 147 meter.

Di kedua Galeri Cipta sudah tersedia ruang pameran, tata surya, lobby, pendingin serta tata cahaya, dan juga CCTV.

Perpustakaan DKI

Di sini kalian akan menemukan bangunan yang terdiri dari 4 tingkatan dengan ukuran besar yang peruntukannya digunakan sebagai tempat kumpulan buku-buku dan juga pertunjukan karya seni.

Pembagiannya adalah lantai dasar digunakan sebagai area pertunjukan berbagai macam karya seni, misalnya seni lukis, dan ketiga lantai berikutnya khusus sebagai perpustakaan untuk menampung berbagai macam judul dan jenis buku. Jika kalian gemar membaca buku, maka tempat ini jangan sampai kalian lewatkan.

taman-ismail-marzuki-ada-apa-aja
via instagram/sentyany

Cinema XXI

Kemudian di taman Ismail Marzuki juga ada wahana yang disediakan untuk kalian yang gemar berburu film-film box office terbaru. Wahana ini adalah Cinema XXI Ismail Marzuki.

Untuk masuk dan menonton film-film seru di dalamnya, kalian akan dikenai biaya pembelian tiket sebesar Rp. 30.000 (Senin-Kamis), Rp. 35.000 di hari Jum’at, dan Rp. 40.000 saat weekend (Sabtu-Minggu).

Gedung IKJ

Selain gedung-gedung pertunjukan di atas, taman Ismail Marzuki memiliki satu gedung yang juga diperuntukkan sebagai lokasi penyelenggaraan event atau acara berskala besar, nama tempat ini adalah gedung IKJ.

Perbedaan gedung ini dengan tempat pertunjukan acara seni lainnya adalah bentuk desain bangunannya yang dibuat agak unik sehingga kerap dijadikan sebagai spot berfoto oleh sebagaian pengunjung.

Jika kalian hobi berfoto atau selfie, maka salah satu spot yang bisa kalian eksplore adalah gedung IKJ ini.

Selain wahana-wahana di atas, di taman Ismail Marzuki masih ada banyak wahana dan fasilitas lain yang bisa kalian jelajahi. Wahana dan fasilitas tersebut antara lain Graha Bhakti Budaya, ATM, Gedung Miss Tjitjih, Gedung Wayang Orang Bharata, Toko Buku, dan Cafetaria.

lokasi-taman-ismail-marzuki
via instagram/robertotatara

Bahkan selain Cafetaria yang merupakan tempat makan, di taman ini setiap sore menjelang malamnya juga ada area yang dijadikan tempat menjual berbagai menu kuliner seperti sate Padang, nasi goreng dan jenis jajanan lainnya. Area kuliner ini bisa kalian temukan di ruas jalan yang mengarah ke pusat teater taman Ismail Marzuki.

Penginapan Taman Ismail Marzuki

Bagi pengunjung yang berasal dari luar Jakarta dan ingin menginap di sekitar lokasi taman, bisa memilih beberapa penginapan murah dekat taman Ismail Marzuki yang direkomendasikan oleh situs booking hotel, tripadvisor.com.

Hotel-hotel ini bisa disewa dengan biaya mulai dari 2 ratus ribuan hingga 1 jutaan tergantung fasilitas yang dimiliki.

Hotel-hotel yang rekomendasikan antara lain Crowne Plaza Hotel Jakarta, Artotel Thamrin, Double Tree, Fraser Residence Menteng, Aryaduta Jakarta, Whiz Hotel Cikini, Blue Sky Pandurata Hotel, dan Ibis Budget Jakarta Cikini.

Wisata Dekat Taman Ismail Marzuki

Selain tempat menginap yang dekat dengan taman, tempat wisata yang dekat dengan taman Ismail Marzuki juga bisa kalian temukan dengan mudah. Ini bagi kalian yang mungkin tidak puas ataupun masih punya waktu liburan yang banyak dan ingin menghabiskannya di Jakarta saja.

rute-taman-ismail-marzuki
via instagram/robertotatara

Tempat wisata dekat taman Ismail Marzuki yang kami rekomendasikan adalah wisata kuliner di Kikugawa Restaurant, Toko Kue Tan Ek Tjoan, Yayasan Perguruan Cikini, Taman Suropati, Gedung Joang 45, Museum Sumpah Pemuda, Musemum Sasmita, dan juga Monumen Nasiolan (MONAS).

Temukan tempat menarik lainnya di tempat wisata di Jakarta

Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat mungkin tidak menawarkan pesona keindahan seperti yang bisa kalian temukan di tempat wisata pegunungan atau pesisir pantai. Namun, taman rekreasi di Jakarta ini bisa menjadi tempat liburan yang akan memberi banyak pengalaman dan pengetahun baru kepada kalian, terutama menyangkut seni, sejarah, dan budaya.

Museum Macan

Edy
5 min read

Oceanpark BSD

Edy
5 min read

Tempat Wisata di Jakarta

Edy
6 min read